Harian foormusique.biz

foormusique.biz: Akhirnya Muncul Kembali Kamaruddin Simanjuntak Pihak Keluarga Brigadir J Kecewa Kasus Ferdy Sambo Tak Kunjung Usai


Untung99 menawarkan beragam permainan yang menarik, termasuk slot online, poker, roulette, blackjack, dan taruhan olahraga langsung. Dengan koleksi permainan yang lengkap dan terus diperbarui, pemain memiliki banyak pilihan untuk menjaga kegembiraan mereka. Selain itu, Untung99 juga menyediakan bonus dan promosi menarik yang meningkatkan peluang kemenangan dan memberikan nilai tambah kepada pemain.

Berikut adalah artikel atau berita tentang Harian foormusique.biz dengan judul foormusique.biz: Akhirnya Muncul Kembali Kamaruddin Simanjuntak Pihak Keluarga Brigadir J Kecewa Kasus Ferdy Sambo Tak Kunjung Usai yang telah tayang di foormusique.biz terimakasih telah menyimak. Bila ada masukan atau komplain mengenai artikel berikut silahkan hubungi email kami di [email protected], Terimakasih.

SuaraBandungBarat.id – Setelah beredarnya pemberitaan tentang pengacara Brigadir Novryansah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak dikabarkan menghilang bagaikan ditelan bumi ternyata tak lama muncul kembali.

Kemunculan Kamaruddin Simanjuntak kembali dengan membawa pemberitaan yang kurang baik terkait kondisi keluarga Brigadir J.

Bukan tanpa alasan Kamaruddin Simanjuntak pengacara Brigadir J ini mengungkapkan kondisi keluarga mendiang. 

Pasalnya Komnas HAM dan Kak Seto terlalu berfokus tangani Putri Candrawathi yang mengaku dilecehkan Yosua.

Baca Juga:Tes Psikologi: Apa yang Anda lewatkan dalam Hidup Saat Ini? Cari Tahu Segera!

Kamaruddin Simanjuntak ungkap kekecewaan keluarga Brigadir J karena kasus yang melibatkan Ferdy Sambo cs ini masih belum menemui titik terang.

Selain itu, pengacara keluarga Brigadir J ini mengungkapkan bahwa mereka mengaku sudah merasa capek dan letih karena kasus Ferdy Sambo yang tak kunjung selesai.

Kamaruddin Simanjuntak menyebut bahwa keluarga Brigadir J menilai tak ada perkembangan yang signifikan dari penanganan kasus yang menjerat atasan Yosua, yakni mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo dan ajudannya.

Terlebih lagi, Komnas HAM yang beberapa waktu lalu malah berfokus ke Putri Candrawathi yang mengaku dilecehkan oleh Yosua, namun masih belum ada bukti kuat terkait hal itu hingga saat ini.

Komnas HAM sempat mengusulkan agar polisi mengusut ulang kasus pelecehan Brigadir J terhadap Putri Candrawathi yang diduga ada ancaman dari Yosua.

Baca Juga:Derby Madrid: Real Madrid Tanpa Karim Benzema, Atletico Kembali Diperkuat Jan Oblak

Hampir senada dengan Komnas HAM, Kak Seto selaku Ketua KPAI sempat diisukan juga membela istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Akan tetapi, Kak Seto memaparkan bahwa dirinya bertindak seperti itu bukan semata-mata membela PC, namun ketua KPAI ini menitik beratkan kepada anak-anaknya serta hal itu disarankan agar diterapkan untuk semua Ibu yang terpidana kasus hukum.

Meskipun demikian, tetap banyak masyarakat yang berspekulasi bahwa Komnas HAM dan Kak Seto ini berpihak pada Putri Candrawathi.

Hal itu seolah-olah menutupi juga perhatiannya terhadap keluarga Brigadir J yang sudah seharusnya mendapatkan perhatian lebih dan pembelaan juga.

Beranjak dari hal itulah, Kamaruddin Simanjuntak akhirnya menyampaikan bahwa keluarga Brigadir Novriansyah Yosua Hutabarat memutuskan tak ingin meneruskan kasus yang menyebabkan anaknya menjadi korban.

Kamaruddin melalui kanal YouTube Uya Kuya menyebut bahwa keluarga Yosua hanya akan fokus pada pihak-pihak yang sudah dilaporkan saja.

“Sudahlah sampai di sini saja,” ungkap Kamaruddin yang menirukan perkataan keluarga Brigadir J.

Keluarga Yosua mengambil sikap seperti itu, tambah Kamaruddin, karena merasa mau bagaimanapun diusahakan atau diusut, hal itu tak bisa mengembalikan lagi anaknya, Brigadir J.

Tak heran jika keluarga Yosua merasa letih dan capek ataupun putus asa, pasalnya hingga saat ini kasus Ferdy Sambo seolah-olah hanya berputar-putar saja meskipun keluarga Brigadir J sudah menghabiskan waktu untuk memberikan keterangan kepada penyidik.

Sejauh ini, Polri baru menetapkan lima tersangka atas kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, diantaranya Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bharada E, Bripka RR, dan Kuat Maruf.

Kamaruddin Simanjuntak pengacara Brigadir J ini mengungkapkan bahwa keluarga mendiang merasa prihatin dan kecewa atas kasus ini yang selama 3 bulan diusut ini masih belum menemui titik terang.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi terbaru terkait seperti apa kejadian sebenarnya dari kasus Ferdy Sambo beserta pihak mana saja yang terlibat ini.

Sumber : Suara.com