Harian foormusique.biz

foormusique.biz: Kala Demokrat Tolak Halus Kesiapan Yenny Wahid Jadi Cawapres Anies Banyak Pihak yang Ingin Mas AHY


Untung99 menawarkan beragam permainan yang menarik, termasuk slot online, poker, roulette, blackjack, dan taruhan olahraga langsung. Dengan koleksi permainan yang lengkap dan terus diperbarui, pemain memiliki banyak pilihan untuk menjaga kegembiraan mereka. Selain itu, Untung99 juga menyediakan bonus dan promosi menarik yang meningkatkan peluang kemenangan dan memberikan nilai tambah kepada pemain.

Berikut adalah artikel atau berita tentang Harian foormusique.biz dengan judul foormusique.biz: Kala Demokrat Tolak Halus Kesiapan Yenny Wahid Jadi Cawapres Anies Banyak Pihak yang Ingin Mas AHY yang telah tayang di foormusique.biz terimakasih telah menyimak. Bila ada masukan atau komplain mengenai artikel berikut silahkan hubungi email kami di koresponden@foormusique.biz, Terimakasih.

TRIBUNSOLO.COM РKoordinator Juru Bicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menanggapi kesiapan Putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Yenny Wahid menjadi calon wakil presiden (cawapres) untuk Anies Baswedan di Pilpres 2024.

Herzaky menyatakan bahwa partai Demokrat sejatinya telah menyerahkan penentuan cawapres itu kepada Anies Baswedan.

Hal itu sesuai dengan mandat Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Sedangkan untuk masalah pemilihan cawapres bagi kami sudah tuntas. Semua sudah kami serahkan ke Mas Anies mandatnya seperti yang disampaikan oleh Mas AHY,” kata Herzaky saat dikonfirmasi, Rabu (9/8/2023).

Namun begitu, Herzaky tidak menampik bahwa banyak pihak yang menginginkan AHY menjadi cawapres Anies Baswedan.

Apalagi, kata dia, hasil survei menunjukkan AHY dinilai cawapres yang paling layak.

“Memang banyak pihak yang menginginkan Mas AHY menjadi wakilnya Mas Anies. Hasil survei juga menunjukkan Mas AHY pasangan paling tepat untuk Mas Anies di Pilpres 2024. Hanya, bagi Demokrat, masalah cawapres, biarkan saja Mas Anies memilihnya dengan tenang, tidak perlu didesak ataupun didorong-dorong,” katanya.

“Dan, janganlah ketika Mas Anies sudah menjatuhkan pilihan, masih ada pihak-pihak yang berupaya menggeser, mengganggu, mencoba membuat mas Anies mengubah keputusan,” sambungnya.

Bagi AHY, kata Herzaky, kepentingan rakyat yang menginginkan perubahan merupakan hal yang utama.

Baca juga: Ogah Buru-buru Umumkan Cawapres Anies Baswedan, NasDem : Tak Ada Alasan Mendesak

Baca juga: Respons Anies Baswedan Soal Viral 3 Mahasiswa Unsoed Bilang Dukung Dia di Depan Bupati PDIP

Itulah kenapa, partainya ingin mewujudkan keinginan masyarakat tersebut.

“Caranya membangun koalisi perubahan dan memperjuangkan mas Anies Baswedan menjadi presiden 2024-2029. Ini bagi kami yang utama. Kita percayakan saja kepada Mas Anies. Ini komitmen Demokrat, seperti yang sudah disampaikan Mas AHY yang sudah dituangkan dalam tanda tangan di Piagam Perubahan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Yenny Wahid mengakui sudah ada calon presiden (capres) yang sudah mendekatinya agar mau menjadi calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2024 mendatang.

Yenny menuturkan bahwa informasi itu bukanlah lagi hal yang rahasia lagi.

Sebab, memang ada pihak yang tengah melakukan komunikasi hingga pendekatan politik kepada dirinya.

“Pasti lah, kalau namanya politik itu kan pasti komunikasi dengan semua pihak, tidak hanya satu pihak. Dan itu bukan rahasia lagi kalau ada pendekatan-pendekatan, kalau ada komunikasi-komunikasi,” kata Yenny di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (8/8/2023).

Namun begitu, Yenny memahami bahwa politik memang diperlukan banyak pertimbangan.

Di antaranya, pertimbangan elektabilitas hingga koalisi yang bakal terbentuk.

“Tetapi kan politik di Indonesia itu tidak juga literal, ada banyak faktor yang haeus dipertimbangkan di sana. Jadi ada soal koalisi, ada soal elektabilitas dan sebagainya. Itu semua kan masih diramu semua saat ini,” jelas Yenny.

Ia menuturkan bahwa politik Indonesia masih terus bergerak dinamis hingga pendaftaran capres dan cawapres pada Oktober 2024 mendatang. Dengan kata lain, semua hal masih bisa berubah-ubah hingga waktu tersebut.

“Semua orang masih berkomunikasi, semua orang masih melakukan negosiasi. Jadi kita lihat saja nanti,” tukasnya.

(*)